Menyikapi Perkuliahan di masa Pandemi Covid- 19

Dampak Pandemi Covid-19 yang mulai masuk ke Indonesia sejak awal tahun 2020 mengharuskan semua lembaga menunda kegiatan ataupun beberapa kegiatan dilakukan secara online atau daring. Hal ini juga dilakukan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 54 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN dalam upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah, seluruh pegawai baik ASN maupun non ASN melaksanakan tugas kedinasan dirumah atau Work From Home (WFH). Namun sejak tanggal 5 Juni 2020 IAIN SAS babel mulai menerapkan New Normal,  aktifitas kantor diberlakukan sesuai anjuran pemerintah. Sedangkan untuk mahasiswa melaksanakan kegiatan belajar dirumah atau Learn From Home (LFH) dan dilakukan secara online.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Rektor bidang akademik dan kelembagaan IAIN SAS BABEL menegaskan bahwa perguruan tinggi keagamaan ini perlu menyiapkan sebuah pedoman kuliah daring sesimpel mungkin untuk mengakomodasi kelangsungan proses perkuliahan di semester ganji 2020/2021 teruntuk mahasiswa dan dosen. Untuk itu perlu adanya aturan yang membahas tentang Perkuliahan Jarak Jauh ini untuk memperbaiki sistem perkuliahan daring yang sudah dijalankan pada pertengahan semester genap tahun 2019/2020 yaitu dari bulan Maret-Juni 2020.

Lembaga Penjamin Mutu (LPM) sebagai bagian dari IAIN SAS Babel berupaya untuk mengembangkan penjaminan mutu di kampus yang sifatnya menyesuaikan keadaan, bukan menuntut dan harus memberikan pelayanan. LPM perlu melakukan evaluasi terhadap perkuliahan daring dan memastikan mutu tetap terjamin. Audit Mutu Internal (AMI) harus dilakukan dengan fokus pada hasil evaluasi guna menentukan system pembelajaran daring yang lebih efektif dan dapat dikembangkan untuk semester selanjutnya.

Selain aturan dan standar tentang perkuliahan daring, perlu disusun instrument pembelajaran daring agar output tidak jauh berbeda antara daring dengan luring. Berbagai sistem sudah digunakan oleh para dosen dalam mengajar secara daring, termasuk memadukan antara platform yang menyediakan layanan pembelajaran daring guna menyiasati mahasiswa yang bosan. Perlu adanya perhatian khusus pada mata kuliah eksakta yang harus melaksanakan praktikum. Para dosen dapat memahami dan menggunakan sistem Hybrid Learning dalam mengampu mata kuliah praktikum.

Dalam menghadapi situasi saat ini memang perlu adanya komitmen bersama antara pimpinan, unit atau lembaga penjamin mutu, dosen maupun mahasiswa  untuk terus berinovasi dan mengembangkan diri agar apa yang diharapkan tercapai walaupun dalam situasi yang serba terbatas.(Marheni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *