Pangkalpinang , 23/10 / 2023 – Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang SPMI (Satuan Penjaminan Mutu Internal) Lembaga Penjamin Mutu IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung adakan Sosialisasi E-SPMI sekaligus Pengenalan Implementasi SPMI berbasis Pendekatan OBE menuju Akreditasi Unggul menghadirkan narasumber Ketua LP3M Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Ibu Dr. Risnina Wafiqoh, M.Pd dipandu oleh Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu LPM IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Dr.Syarifuddin Idris, M.Pd. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor IAIN SAS Bangka Belitung, Dr. Irawan, M.S.I., , Ketua LPM Dr. Ahmad Irvani, M.Ag, dan Tim LPM , Semua Dekan dan Para GKM, UPM Seluruh Prodi di IAIN SAS Bangka Belitung. kegiatan diawali dengan sambutan dan pemaparan terkait rencana implementasi aplikasi eSPMI oleh Ketua LPM (Dr. Ahmad Irvani, M.Ag) Sosialisasi spmi adalah salah satu ikhtiar kami untuk meningkatkan dan mengenalkan terkait sistem penjaminan mutu internal. Seperti yang diketahui ada dua sistem penjamin mutu yaitu sistem penmi dan spme. Spmi dilakukan secara internal sementara smpe dilakukan oleh ban-pt atau lam Kemudian untuk mengingatkan kembali utk gugus kendali mutu bahwa telah diamanahkan untuk membantu kelangsungan sistem penjamin mutu. Lpm tidak bisa melakukan penjaminan mutu secara maksimal tanpa bantuan dari program studi Diharapkan Bapak dan Ibu kita sama-sama mendampingi, mengawali sistem pembelajaran kita agar terus meningkat dan lebih baik Siklus PPEPP harus berjalan dengan lancar, jika tidak berjalan maka akan terhambat menuju akreditasi unggul papar beliau.
Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung , Dr. Irawan, M.S.I, dalam sambutannya juga menyampaikan sosialisasi e-SPMI adalah salah satu bentuk meningkatkan praktik baik SPMI dan menjadi jalan bagi institusi dalam menjaga dan meningkatkan mutu perguruan tinggi yang berkelanjutan. Nyawa pada akreditasi yaitu di gugus kendali mutu, kaprodi dan sekprodi. Demikian juga dengan pemahaman Dekan dan Direktur terkait SPMI dan akreditasi, minimal 60% harus menguasai SPMI, akreditasi maupun siklus PPEPP
Penetapan standar dikti perlu diketahui dan dipahami oleh gugus kedali mutu, dekan maupun direktur. Sehingga kegiatan program studi terencana, terkelola dan terlapor dengan baik.
Siklus PPEPP juga harus dipahami oleh gugus kendali mutu maupun pihak dari program studi.
Acara dilanjutkan paparan materi oleh narasumber tentang Implementasi SPMI berbasis Pendekatan OBE menuju Akreditasi Unggul kemudian dilanjutkan dengan paparan oleh tim IT menyampaikan beberapa hal tentang aplikasi yang telah mereka kembangkan Diakhir kegiatan ini, para peserta diminta untuk memberikan kritik dan saran dalam pengembangan aplikasi tersebut agar kedepannya dapat diperbaiki lagi oleh pengembang.
Semoga dengan adanya e-SPMI diharapkan dapat menunjang dan meningkatkan kegiatan penjaminan mutu baik internal maupun eksternal. Serta diharapkan dengan terlaksananya sosialisasi ini akan segera terpenuhi dokumen standar di aplikasi e-SPMI.